Pilihan Cara Membuat Kartu Kredit Layaknya mengajukan pinjaman ke bank, permohonan pembuatan kartu kredit juga membutuhkan persiapan, terutama jika catatan kredit Anda tidak terlalu bagus. Salah satu cara terbaik agar permohonan kartu kredit Anda diterima adalah memperbaiki catatan kredit Anda dan melunasi seluruh utang yang ada. Namun, jika melakukan tindakan yang salah, alih-alih permohonan kartu kredit Anda diterima, permohonan kartu kredit Anda malah ditolak. Karena itu, berikut ini adalah lima hal yang tidak boleh Anda lakukan agar permohonan kartu kredit Anda diterima.

1. Mengajukan Banyak Kartu Kredit Bersamaan
Mungkin Anda ingin mencoba peruntungan dengan mengajukan beberapa kartu kredit ke berbagai bank yang berbeda-beda secara bersamaan, dan Anda ingin melihat bank mana yang akan menyetujui permohonan kartu kredit Anda. Namun, pikir dua kali sebelum mengajukan kartu kredit secara massal. Pihak bank bisa saja menganggap bahwa Anda selalu ditolak permohonan kartu kreditnya, karena itu Anda mengajukan di mana-mana.
Namun, itu adalah hal yang wajar dilakukan. Hanya saja, batasi jumlah pengajuan kartu kredit hingga dua atau tiga jika mengajukan secara bersamaan agar pihak bank tidak mencurigai Anda dan menolak seluruh pengajuan aplikasi Anda. Atau, alternatif lainnya adalah memberi jeda dari pengajuan kartu kredit yang pertama ke pengajuan kartu kredit yang berikutnya, misalnya setelah satu bulan.
2. Menggunakan Kredit Berlebihan
Jika Anda memiliki kartu kredit dan ingin mengajukan kartu kredit lagi, pihak bank akan memeriksa catatan transaksi kartu kredit yang Anda miliki sebelumnya itu. Agar pengajuan kartu kredit baru Anda diterima, Anda tidak boleh menggunakan lebih dari 35% dari limit kartu kredit yang dimiliki sebelumnya.
Jika Anda selalu menggunakan lebih dari 35% limit kartu kredit, bank akan menganggap Anda penuh dengan risiko. Karena itu, besar kemungkinannya permohonan kartu kredit Anda akan ditolak. Semakin sedikit Anda gunakan, semakin baik catatan kredit Anda di mata bank.
3. Telat Membayar Tagihan
Telat membayar tagihan kartu kredit juga sangat memengaruhi diterima atau tidaknya permohonan kartu kredit Anda yang baru. Membayar tagihan kartu kredit tepat waktu merupakan salah satu cara yang efektif untuk membangun catatan kredit yang bagus.
4. Menutup Kartu Kredit Lain
Orang-orang terkadang menutup kartu kredit lain yang jarang digunakan untuk membuat hidupnya jadi lebih simpel. Namun, hal itu ternyata berpengaruh terhadap catatan kredit Anda. Akan lebih baik apabila Anda tetap menggunakan kartu kredit tersebut untuk hal-hal kecil saja, dan segera lunasi tagihan yang ada agar tidak terlupa. Kartu kredit dengan catatan yang baik dapat berguna bagi Anda ketika akan mengajukan pinjaman uang ke bank atau hal lainnya.
5. Terlalu Sering Berganti Pekerjaan
Tergantung dari perusahaan tempat Anda bekerja, bank penerbit kartu kredit mungkin akan mempertanyakan kestabilan pendapatan Anda jika Anda terlalu sering berganti pekerjaan.
Riwayat pekerjaan Anda mungkin tidak akan berpengaruh terhadap permohonan kartu kredit Anda di tahap pertama, sebab mayoritas bank penerbit kartu kredit hanya melihat pada catatan kredit Anda di Bank Indonesia. Namun, di tahap selanjutnya, yakni ketika verifikasi oleh petugas bank, mereka mungkin akan melihat sejarah pekerjaan Anda dan meragukan mengenai kestabilan pendapatan Anda. Walaupun Anda berpindah-pindah pekerjaan atas kemauan sendiri, pihak bank bisa saja menganggap bahwa Anda dipecat dari satu perusahaan dan perusahaan lain karena kinerja yang tidak bagus. Karena itu, jika ingin mendapatkan kartu kredit, sebaiknya Anda tidak berpindah pekerjaan lebih dari tiga kali dalam satu tahun.